Terminal bus merupakan gerbang utama bagi ribuan orang yang melakukan perjalanan antar kota, terutama saat momentum arus mudik. Kepadatan manusia yang luar biasa di fasilitas umum ini menuntut standar sanitasi yang tinggi agar kesehatan para penumpang tetap terjaga. Sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat, HAKLI Bekasi secara tegas menunjukkan komitmen mereka dalam upaya perbaikan sanitasi di berbagai terminal bus utama di wilayah Bekasi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap pemudik mendapatkan layanan fasilitas yang layak, bersih, dan sehat selama menempuh perjalanan jauh.

Bagi HAKLI Bekasi, terminal bus bukan sekadar tempat pemberhentian kendaraan, tetapi area vital yang memiliki risiko penyebaran penyakit yang tinggi. Toilet terminal yang tidak terawat adalah sarang kuman yang dapat menyebabkan infeksi saluran kemih atau diare bagi penumpang yang kelelahan. Oleh karena itu, HAKLI Bekasi melakukan intervensi langsung dengan memeriksa kelayakan saluran pembuangan, ketersediaan air bersih yang cukup, serta kebersihan unit-unit toilet di terminal. Mereka memberikan rekomendasi perbaikan mendesak kepada pengelola terminal agar fasilitas dapat menampung beban penggunaan yang meningkat tajam saat musim mudik tiba.

Komitmen HAKLI Bekasi tidak berhenti pada perbaikan fisik. Mereka juga melakukan edukasi kepada petugas kebersihan terminal mengenai tata cara pembersihan yang efektif menggunakan bahan disinfektan yang tepat. Perbaikan sanitasi mencakup pula penataan sistem pembuangan sampah di ruang tunggu. Banyak terminal mengalami masalah sampah yang menumpuk di area duduk penumpang. HAKLI menyarankan penambahan tempat sampah terpilah yang lebih banyak dan penjadwalan pengangkutan sampah yang lebih intensif setiap tiga jam sekali, guna memastikan area publik tetap higienis dan tidak mengundang lalat atau vektor penyakit lainnya.

Selain itu, HAKLI Bekasi juga menyoroti aspek keamanan pangan bagi pemudik di lingkungan terminal. Mereka bekerja sama dengan pengelola terminal untuk memeriksa higienitas kantin dan pedagang kaki lima yang beroperasi di dalam area terminal. Makanan yang dijual harus dipastikan tertutup dan terhindar dari debu kendaraan bermotor. Pemudik yang sedang berpuasa atau dalam kondisi stamina lemah sangat rentan terhadap penyakit bawaan makanan. Dengan memastikan sanitasi lingkungan terminal terjaga, HAKLI Bekasi berupaya meminimalisir risiko gangguan kesehatan selama perjalanan, sehingga pemudik dapat sampai di kampung halaman dengan sehat dan selamat.