Pasar tradisional merupakan pusat ekonomi yang krusial, namun sering kali menghadapi tantangan besar terkait aroma tidak sedap yang dihasilkan dari tumpukan limbah organik. Di kota dengan tingkat kepadatan tinggi seperti ini, Manajemen Kebersihan Pasar Bekasi yang buruk tidak hanya mengganggu kenyamanan transaksi, tetapi juga berdampak pada kualitas udara di lingkungan pemukiman sekitarnya. Telah disusun sebuah strategi teknis yang bertujuan untuk menata ulang sistem pembuangan dan pengolahan limbah agar area perniagaan tetap segar. Fokus utama dari panduan ini adalah memutus rantai pembusukan sampah di sumbernya melalui koordinasi yang disiplin antara pengelola, pedagang, dan petugas sanitasi lapangan.

Implementasi standar sanitasi di area Pasar Bekasi dimulai dengan pemetaan zona limbah berdasarkan karakteristiknya. Sampah dari blok daging, ikan, dan sayuran merupakan penyumbang utama aroma menyengat jika tidak dikelola dengan cepat. Dalam Panduan HAKLI terbaru, ditekankan bahwa pedagang wajib menggunakan wadah sampah tertutup yang dilapisi kantong plastik untuk memudahkan pengangkutan. Setiap lapak harus dibersihkan secara total setiap hari setelah jam operasional berakhir menggunakan cairan pembersih yang mampu mendegradasi sisa lemak dan protein. Langkah ini sangat krusial untuk memastikan bahwa tidak ada sisa organik yang tertinggal di celah-celah lantai yang dapat menjadi sumber pertumbuhan bakteri anaerob penghasil gas amonia.

Upaya untuk Kurangi Polusi Bau juga mencakup pemeliharaan sistem drainase atau selokan pasar secara intensif. Sering kali, bau busuk muncul bukan hanya dari sampah padat, melainkan dari air limbah yang menggenang dan mengandung sisa darah atau jeroan. Panduan ini mewajibkan penggunaan saringan bertingkat pada setiap saluran pembuangan sebelum air masuk ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pengurasan sedimen dan lemak secara berkala harus dilakukan untuk mencegah penyumbatan yang dapat memicu luapan air kotor ke selasar pasar. Dengan aliran air yang lancar dan sistem pengolahan yang berfungsi optimal, penguapan aroma tidak sedap ke udara dapat ditekan secara signifikan, menciptakan lingkungan belanja yang lebih higienis bagi masyarakat.