Bagi sebagian orang, konsumsi kopi adalah ritual harian yang sulit dilepaskan. Namun, jika Anda memiliki riwayat asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), konsumsi kopi bisa jadi berbahaya dan memperburuk gejala. Tingginya tingkat keasaman pada kopi dapat memicu produksi asam lambung berlebih, menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami potensi risiko dari konsumsi kopi jika Anda termasuk penderita asam lambung.
Kopi mengandung kafein dan beberapa asam organik, seperti asam klorogenat dan asam N-alkanoil-5-hidroksitriptamida. Zat-zat ini dapat merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam, serta melemaskan sfingter esofagus bagian bawah (LES), yaitu katup otot yang seharusnya mencegah asam lambung naik kembali ke kerongkongan. Akibatnya, gejala seperti nyeri ulu hati (heartburn), sensasi terbakar di dada, mual, dan kembung bisa semakin parah. Sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Gastroenterology pada bulan Januari 2025 menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara rutin dapat meningkatkan risiko kekambuhan GERD pada individu yang rentan.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. Rina Kusuma, dari Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, dalam sesi edukasi kesehatan pada tanggal 10 April 2025, menyarankan penderita asam lambung untuk membatasi atau bahkan menghindari konsumsi kopi sepenuhnya. “Setiap orang bereaksi berbeda terhadap kopi. Namun, jika Anda sering mengalami gejala asam lambung setelah minum kopi, itu adalah sinyal jelas untuk mengurangi atau menghentikannya,” jelas Dr. Rina. Ia juga menambahkan bahwa kopi dingin atau cold brew mungkin memiliki tingkat keasaman yang sedikit lebih rendah, tetapi tetap perlu diwaspadai.
Alternatif yang lebih aman bagi penderita asam lambung adalah teh herbal seperti teh jahe atau teh chamomile, yang justru dapat membantu menenangkan sistem pencernaan. Jika memang sulit meninggalkan kopi, cobalah konsumsi kopi rendah asam, atau minum kopi setelah makan besar untuk membantu menyangga efek asamnya. Hindari minum kopi saat perut kosong, karena ini akan langsung memicu produksi asam lambung tanpa adanya makanan sebagai buffer.
Meskipun demikian, respons tubuh terhadap kopi bersifat individual. Sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang lebih personal mengenai diet yang tepat jika Anda memiliki masalah asam lambung. Informasi ini penting untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
