Kota Bekasi sebagai wilayah penyangga utama ibu kota memiliki mobilitas penduduk yang sangat tinggi, yang sayangnya juga diikuti oleh peningkatan polusi udara akibat ketergantungan pada kendaraan pribadi. Asap knalpot yang mengandung karbon monoksida dan partikulat halus telah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan paru-paru masyarakat. Menyadari kondisi lingkungan yang kian memburuk, HAKLI Bekasi meluncurkan sebuah inisiatif sosial untuk mendorong perubahan gaya hidup bertransportasi yang lebih ramah lingkungan dan sehat bagi para pekerja saat Berangkat Kerja.

Kegiatan kampanye HAKLI Bekasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman bahwa kesehatan lingkungan adalah tanggung jawab setiap individu. Polusi udara bukan hanya urusan industri besar, tetapi juga akumulasi dari emisi jutaan kendaraan pribadi yang bergerak setiap hari. Melalui penyebaran informasi dan aksi nyata, para tenaga kesehatan lingkungan mengajak para komuter untuk mulai melirik opsi mobilitas yang lebih hijau. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban emisi di jalan raya sekaligus memperbaiki kualitas udara di sepanjang koridor transportasi utama Bekasi.

Salah satu pesan utama yang digaungkan adalah dorongan untuk gunakan sepeda bagi para pekerja yang jarak rumahnya masih dalam jangkauan yang wajar. Bersepeda bukan hanya sekadar hobi di akhir pekan, tetapi dapat menjadi moda transportasi utama yang sangat efisien untuk menghindari kemacetan. Selain tidak menghasilkan emisi gas buang, bersepeda secara rutin juga memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi sistem kardiovaskular dan kebugaran fisik saat Berangkat Kerja. Kampanye ini juga dibarengi dengan dorongan kepada pihak perusahaan untuk menyediakan fasilitas parkir sepeda yang aman bagi karyawannya.

Selain sepeda, masyarakat juga didorong untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum yang saat ini sudah semakin terintegrasi di Bekasi. Dengan beralih dari mobil atau motor pribadi ke layanan bus atau kereta api, seorang warga secara signifikan telah mengurangi jejak karbon pribadinya. HAKLI menekankan bahwa penggunaan transportasi massal adalah cara paling efektif untuk mengurangi jumlah kendaraan di jalan raya, yang secara langsung akan berdampak pada penurunan suhu udara kota dan pengurangan tingkat kebisingan yang sering memicu stres bagi penduduk perkotaan.