Menanggapi kondisi suhu ekstrim ini, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) memberikan solusi yang tidak hanya praktis tetapi juga ilmiah. Salah satu cara yang paling efektif untuk menurunkan suhu di dalam ruangan tanpa bergantung sepenuhnya pada penggunaan AC adalah dengan memperhatikan pemilihan material eksterior bangunan. Penggunaan cat dinding dengan teknologi khusus kini menjadi salah satu rekomendasi utama. Cat konvensional cenderung menyerap radiasi termal dari sinar matahari dan menyimpannya di dalam struktur tembok, yang kemudian dilepaskan ke dalam ruangan pada sore dan malam hari, membuat rumah tetap terasa gerah meski matahari telah terbenam.

Bekasi sering kali menjadi perbincangan hangat di media sosial karena suhu udaranya yang terasa lebih tinggi dibandingkan dengan wilayah penyangga Jakarta lainnya. Fenomena ini bukan tanpa alasan; sebagai kota industri dan pemukiman padat, Bekasi memiliki tutupan lahan beton yang sangat luas, yang memicu terjadinya efek pulau panas perkotaan atau urban heat island. Pertanyaan Bekasi panas? bukan lagi sekadar candaan, melainkan tantangan kesehatan lingkungan yang nyata. Suhu ruangan yang terlalu tinggi dapat memicu stres panas, gangguan tidur, hingga penurunan produktivitas kerja bagi masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut.

Teknologi yang kini sedang dikembangkan dan dipromosikan adalah cat penolak panas atau sering disebut sebagai cool roof paint atau cat reflektif termal. Rahasia dari cat ini terletak pada kandungan pigmen khusus dan mikrosfer keramik yang mampu memantulkan kembali sinar inframerah hingga 90 persen. Dengan memantulkan radiasi matahari sebelum sempat diserap oleh dinding, suhu permukaan tembok dapat turun hingga 5 sampai 10 derajat Celsius. Hal ini tentu berdampak langsung pada penurunan suhu udara di dalam ruangan, sehingga penghuni merasa lebih nyaman tanpa harus menyalakan alat pendingin ruangan secara maksimal.

Dalam memberikan rekomendasi HAKLI, para ahli menekankan bahwa pemilihan warna juga memegang peranan krusial. Warna-warna cerah seperti putih, krem, atau abu-abu muda memiliki kemampuan refleksi yang jauh lebih baik dibandingkan warna gelap. Selain itu, cat ini juga berfungsi sebagai pelapis pelindung yang mampu mencegah keretakan pada dinding akibat pemuaian yang ekstrim di wilayah Bekasi. Edukasi mengenai teknologi bahan bangunan yang ramah lingkungan ini terus digalakkan agar masyarakat dapat menghemat pengeluaran listrik sekaligus berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon di tingkat rumah tangga.